Sel. Agu 20th, 2019

Prihatin dengan banyaknya berita Hoaks

Tulang Bawang – Tulang Bawang Mendunia – Tulangbawangmendunia.com

Akhir akhir ini, yang namanya BERITA HOAKS semakin merajalela berkeliaran di sekitar kita.
Paling banyak bisa kita temukan di MEDIA SOSIAL, saya sendiri sampai heran. Apakah maksud dan tujuan utama dari para penyebar berita berita Hoaks ini.

Yang jelas ,kita sebagai pengguna INTERNET pada umumnya dan pengguna MEDIA SOSIAL khususnya harus bisa lebih cerdas dan Selektif dalam menganalisis berita yang ada. Tidak langsung begitu saja percaya,bahkan MEMBAGIKAN BERITA TERSEBUT.

Seperti di kutip dari website Kominfo.go.id ,berikut beberapa berita Hoaks yang sedang marak di Media sosial :

Siaran Pers No. 253/HM/KOMINFO/10/2018
Tanggal 2 Oktober 2018
Tentang
Identifikasi Hoaks terkait Gempabumi Sulteng, Kominfo Imbau Masyarakat Tak Sebarkan 

Pascabencana gempabumi dan tsunami di wilayah Donggala, Palu dan Mamuju, Sulawesi Tengah, Kementerian Komunikasi dan Informatika sejak Sabtu (29/09/2018) telah melakukan pemantauan atas konten negatif yang beredar di jaringan internet baik melalui situs maupun media sosial dan platform chatting.
Hasilnya ditemukenali konten yang berisi informasi hoaks yang beredar. Berikut fakta sesungguhnya dari informasi yang telah beredar tersebut:
1. Hoaks Bendungan Bili-Bili di Kab. Gowa Retak
 
Faktanya bendungan Bili-bili masih dalam keadaan aman dan terkendali setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Polsek Mamuju Gowa.

2. Hoaks Korban Musibah
 
Faktanya foto yang digunakan tersebut adalah foto kejadian gempa tsunami aceh 26 Desember 2004 yang disebarluaskan kembali sebagai dokumentasi korban gempa tsunami Palu.

3. Hoaks Walikota Palu Meninggal
 
Faktanya Walikota Palu Hidayat tidak meninggal dan kini turut melakukan tanggap daruraty gempabumi di Palu, Sulawesi Tengah.

4. Hoaks Gempabumi Susulan
 
Faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti, konfirmasi dari Sutopo Purwo Nugroho (Kepala Humas BNPB)
5. Hoaks Foto Gerak cepat relawan FPI evakuasi korban gempa Palu 7.7
 
Faktanya dalam gambar ini adalah relawan FPI membantu korban longsor di desa Tegal Panjang, Sukabumi.

6. Hoaks Mayat yang minta gempa
  
Faktanya gambar itu diambil dari kejadian di Sungai Siak Pekanbaru, Riau

7. Hoaks 2 Oktober Terjadi Gempabumi Lagi
 
Faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti, konfirmasi dari Sutopo Purwo Nugroho (Kepala Humas BNPB)

8. Hoaks penerbangan gratis dari Makasar menuju Palu gratis bagi keluarga korban
 
Faktanya Pesawat Hercules TNI AU menuju ke Palu diutamakan membawa bantuan logistik, paramedis, obat-obatan, makanan siap saji, dan alat berat. Pemberangkatan dari Palu prioritas untuk mengangkut pengungsi diutamakan lansia, wanita dan anak-anak, serta pasien ke Makasar.

Kementerian Kominfo mengimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah mempercayai  dan menyebarluaskan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya atau tidak jelas sumbernya.
Itulah pemberitahuan dari pihak Kominfo.go.id, dan semoga bermanfaat bermanfaat bagi kita semua .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: